Tugas Essay: Mimpiku di Ilmu Komputer

10/12/2016


Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Dalam post kali ini, Diko ingin sharing mengenai tugas essay yang diberikan oleh Ibu Aina, pengampu mata kuliah Pengantar Ilmu Komputer, dengan tema "Mimpi/Harapan di Ilmu Komputer". 

Mimpi dan Harapan di Ilmu Komputer

Dimulai sejak duduk di kelas 12 SMA. Saya masih bingung dalam menentukan di jurusan apa saya akan melanjutkan pendidikan setelah SMA, yaitu perkuliahan. Mendekati pendaftaran SNMPTN, saya memilih Psikologi UNS sebagai pilihan saya tanpa berpikir matang tentang jurusan tersebut. Saya tidak terlalu menaruh harapan pada SNMPTN karena saya sadar kalau dilihat dari nilai saya selama SMA yang cenderung di tengah. Saya kemudian fokus ke SBMPTN. Untuk SBMPTN ini, saya lebih memikirkan dengan matang apa jurusan yang akan saya pilih, mulai dari konsultasi dengan kedua orangtua, hingga berbincang dengan teman. Hal yang menjadi patokan saya adalah jurusan yang saya pilih, tidak ada pelajaran fisika dan kimia, karena saya tidak begitu suka dengan kedua pelajaran tersebut. Hal ini berarti saya tidak akan memilih fakultas teknik. Setelah berpikir dengan mempertimbangkan banyak hal, akhirnya saya memutuskan untuk memilih Ilmu Komputer sebagai jurusan yang akan saya pilih di SBMPTN. Beberapa alasan mengapa saya memilih Ilmu Komputer adalah lebih condong ke matematika dan memiliki prospek yang bagus kedepannya. Setelah mengikuti SBMPTN, saya diberi kesempatan untuk berkuliah di Ilmu Komputer UGM, pilihan pertama saya di SBMPTN.
Saat pertama kali pengenalan mengenai Ilmu Komputer oleh Kepala Departemen, saya menyadari kalau Ilmu Komputer yang saya pikirkan ini sedikit berbeda dengan ekspektasi saya selama ini. Ilmu Komputer ternyata memiliki berbagai macam peminatan yang bisa dipilih oleh mahasiswa. Peminatan-peminatan tersebut tentu akan menentukan jalannya perkuliahan dari mahasiswa. Peminatan apa yang akan saya pilih? Setelah masuk ke Ilmu Komputer UGM, saya memiliki mimpi untuk menjadi seorang game developer. Mengapa game developer? Industri game di Indonesia bisa dibilang masih di pertengahan, hanya ada beberapa studio game yang bisa mencapai kancah internasional. Saya ingin agar perkembangan industri game di Indonesia bisa bersaingan dengan perusahaan game dari luar negeri, seperti EA, Rockstar, Activision, dll. Di abad ini pula, game mulai dipandang baik oleh berbagai kalangan. Terlihat dari animo besar masyarakat dunia dalam pasar game original. Selain mimpi menjadi game developer, saya juga bermimpi untuk memiliki kapabilitas di bidang Artificial Intelligence. Mengapa? Perkembangan teknologi di abad 21 ini terjadi sangat pesat. Setiap tahun, teknologi mengalami berbagai macam pembaruan, bahkan teknologi-teknologi baru bermunculan silih berganti. Teknologi-teknologi ini membutuhkan AI di belakangnya agar teknologi bisa bekerja sesuai dengan keinginan pembuatnya. Prospeknya masih terbuka lebar seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dan kedepannya.
Bagaimana langkah-langkah yang akan saya tempuh untuk menggapai mimpi saya? Menggapai mimpi tentulah tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Pertama, saya meniatkan aktivitas perkuliahan ini sebagai sarana beribadah kepada Allah swt agar selama perkuliahan ini, saya diberikan kemudahan dan kelancaran.
Kedua, meminta doa dan restu dari kedua orangtua, karena ridho Allah datang dari ridho kedua orangtua.
Ketiga, belajar dengan rajin dan tekun, karena mimpi tidak akan terwujud dengan raga yang bersantai-santai, apalagi dalam aktivitas perkuliahan ini. Setiap mimpi pasti memiliki konsekuensi yang harus dilakukan agar mimpi tersebut bisa tercapai. Mengikuti setiap aktivitas perkuliahan dengan rajin merupakan salah satu cara untuk mencapai mimpi yang diinginkan. Tidak menunda-nunda dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dosen dan dalam mengerjakan tugas akhir. Mantapkan diri terhadap setiap pilihan yang dijalani.
Saya berharap dengan melakukan langkah-langkah tersebut, saya bisa lulus tepat waktu dengan predikat cum laude dari Ilmu Komputer UGM dan bisa bersaing dalam dunia kerja.

(Diko, 12 Oktober 2016 21:30)

You Might Also Like

0 Comment(s)

Silakan berkomentar dengan bijak dan mohon untuk menggunakan bahasa yang sopan. Terima kasih.